Rabu, 17 Maret 2021

Akankah Tren Pemulihan Ekonomi Indonesia Dapat Mengejar Target Pertumbuhan Diangka 4,5-5,5% Ditahun 2021 Meski Ditengah Pandemik Covid’19 ?


Hallo sobat yang lagi gabut hehe canda ya, didalam artikel kali ini gua bakal ngasi info mengenai keadaan tren pemulihan ekonomi di Indonesia ditengah pandemik covid'19 ditahun 2021 ini

 Pemerintah menargetkan dan percaya bahwa meski pandemik Covid’19 perekonomian Indonesia akan mencapai target diangka 4,5-5,5%, waaaah kita berdoa semoga Indonesia mendapatkan angka tertinggi dari harapan sekarang. Demi mendukung kepercayaan mengenai peningkatan perekonomian yang ditargetkan diatas pemerintah membuat penguatan prioritas akan kebijakan dan regulasi yang diharapkan dapat memberikan kontribusi baik, misalnya adanya penguatan prioritas kebijakan vaksinasi, 3M, 3T termasuk PPKM mikro, seerta kebijakan dalam Pemulihan Ekonomi Nasional atau biasa disebut PEN dimasa pandemik Covid’19. Staf Ahli Bidang Keuangan yaitu bapak Kunta Wibawa Desa Nugraha menyebutkan bahwa jika tidak ada intervensi APBN dan PEN, pertumbuhan ekonomi akan lebih turun,” paparnya. Ketika kita melihat atas apa yang terjadi di tahun 2020 kemarin bahwa perekonomian mengalami realisasi minus 2,19% di kuartal IV-2020, hal ini memicu munclunya tren berupa sinyal pemulihan yang berlangsung sampai saat ini demi menjaga kondisi konsistensi dan peningkatan ekonomi Indonesia. Sebenararnya pemulihan ini akan dilihat apabila kita melihat adanya realisasi pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada tahun lalu di kuartall II dan kuartal III yang dari masing-masing kuartal minus 5,32% dan minus 3,49%, dengan hal ini membuktikan bahwa secara keseluruhan kondisi perekonomian negara Indonesia berada di posisi zona negatif yaitu minus 2,07% ditahun lalu. Dari hal inilah sinyal pemulihan ini muncul diakhir 2020 dimana perekonomian Indonesia mengalami kontraksi minus 2,19% di kuartal IV, lebih baik dari kuartal II dan III. Dari tren pemulihan yang terjadi di akhir tahun 2020 inilah pemerintah akan menjaga tren pemulihan agar perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan diangka 4,5%-5,5%.  Udah tau kan perkembangan ekonomi dari tahun lalu sampe sekarang, oke kita lanjut ke indikator yang membuat kepercayaan akan ekonomi yang pulih ditahun 2021, MARKIBAC (Mari Kita Baca) lagi,.

Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian yakni Airlangga Hartanto menyebtukan bahwa pemerintah  memiliki beberapa indikator yang menjadi tameng atau dasar pemulihan ekonomi ini atau tren pemulihan akibat dari wabah Covid’19 dengan indikator utamanya adalah membaiknya Purchasing Manager Indeks (PMI), “sebenarnya beberapa indikator arah kurvanya membaik tapi yang paling jelas jika kita lihat adalah PMI manufacture dengan v shape yang artinya ini membaik kearah 51,3 % secara konsisten” ujar Airlangga. Lain dari pada itu beliau juga menyebutan bahwa indeks konsumen meningkat pula meski tidak 100% atau hanya 96,5% dan terdapat sektor otomotif juga mengalami peningkatan dari posisi dibawah 50% akibat pandemik membaik dengan capaian 60%, dan adanya kenaikan impor barang baku serta barang modal meskipun impor barang modal belum sepenuhnya pulih seperti seblumnya.

Namun gaes, tahukan kalian mengenai pungkasan Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian bahwa pada nyatanya ekonomi kita didiominasi oleh konsumsi rumah tangga lho, dan sekarang konsumsi rumah tangga menunjukan tren perbaikan. Mungkin kita juga tahu dimana pada Demand side dari konsumsi rumah tangga memang besar dan hal ini menjadikan konsumsi rumah tangga menjadi penyumbang tertingggi yakni 57,6% Produk Domestik Bruto (PDB), yang disusul oleh PMTB (investasi) sebesar 31,6%. Sehingga hal ini menggerakan Susiwijono Moegiarso sebagai sekretaris Mentri Koordinator Perekonomian untuk mengucapkan “Jika memang mengejar pertumbuhan ekonomi fokus dikonsumsi rumah tangga dan investasi”, ujarnya dalam dialog Daya Ungkit Ekonomi Bangkit (16 Februari 2021). Karena baginya kunci dari pertumbuhan atau tren pemulihan ekonomi salah satu sektor yang berkontribusi besar adalah konsumsi rumah tangga dimana “manufaktur yang masih berada dilevel ekspansi 52,2 yang mana indeks kepercayaan konsumen juga tumbuh”, ungkap Airlangga. Meskipun begitu bukan jadi rahasia umum lagi bahwa setiap sektor yang ada di Indonesia seperti pertanian juga harus didukung agar tren pemulihan ini semakin lengkap dengan dibarengi ketahanan pangan diera pandemik Covid’19. Karena dengan dukungan dan perhatian dari pemerintah terhadap setiap sektor yang bergerak untuk meningkatkan GDP perlu dijaga dan dikelola dengan baik agar setiap sektor memiliki kesempatan dan peran yang sama demi menunjang PEN yang diharapkan yaitu target pencapaian tren pemulihan ekonomi diangka 4,5%-5,5% awalnya angka harapan tren 4,5%-5,3% namun wamenku mengoreksi menjadi4,5%-5,5% (sumber berita finance.detik.com). Oh ia, untuk beberapa sumber angka target adalah 4,5%-5,3% misalnya di artikel yang dimuat oleh m.liputan6.com, www.detik.com, dan lainnya namun pengetahuan koreksi ada di finance.detik.com.

Nah, jadi barusan kita sudah mengisi waktu untuk membaca isu mengenai tren pemulihan ekonomi di Indonesia, besar harapan kita selaku masyarakat dapat merasakan dampak baik dengan keberhasilan tren pemulihan ini,. Dan kita selaku generasi muda harus tetap kritis dan controlling agar segala kebijakan serta regulasi tetap berada dalam pedoman pancasila dan UUD 1945. Thanks a lot for reading,.


Tag yang bersangkutan :

#ekonomiindonesia

#trenpemulihanekonomi

#ekonomi

#pemulihanekonominasional

#covid19 

Referensi :

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5376170/pemerintah-optimistis-ekonomi-akan-pulih-di-2021

https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/01/19/pemerintah-sebutkan-beberapa-indikator-pemulihan-ekonomi-indonesia-di-2021


Author : Muhamad Yani 

Selasa, 16 Maret 2021

Gabut yang Kreatif dan Produktif Ditengah Pandemic Covid'19

Walaupun Gabut Tapi Tetap Kreatif Dan Produktif Meski Ditengah Pandemic Covid’19 Untuk Siswa dan Mahasiswa

 

Penulis : - Muhamad Yani

            Hay friends kembali dengan artikel yang gua buat dengan edisi bagaimana sih kegabutan yang sering kita alami mampu membawa kita ke arah kekreatifitasan dan produktif meski ditengah pandemic Covid’19 ini ?. jangan lupa berdoa sebelum membaca dan resapi agar ilmunya awet dan bisa diimplementasikan dalam kehidupan yang sesungguhnya., Let’s Go ! kita mulai baca.

Mungkin sekarang kalian lagi gabut atau malah lagi semangat- semangatnya mengerjakan seusatu makannya baca artikel ini sebagai solusi kwkwk, tepat anda tidak salah membaca artikel sebagai jalan keluar untuk mengarahkan kegabutan kalian ke arah kegabtuan yang positif, nah pertanyaannya adalah tahukan kalian arti gabut itu apa ?, Jadi gabut itu merupakan suatu kondisi dimana manusia merasa dirinya tidak memiliki prioritas atas suatu hal, misalnya si A tidak memiliki tugas, pekerjaan, atau ada tugas dan pekerjaan tapi masih santai aja gitu. Banyak orang salah kaprah memaknai kegabutan ini dan menjudge bahwa gabut adalah suatu hal yang sama dengan menganggur, paradigma ini kurang tepat sih ya karena ga selamanya gabut itu nganggur. Sebenarnya ga gitu ya kawan, gabut itu bukan berarti ga ada kerjaan atau menganggur melainkan satu situasi dimana orang merasa tidak ada sesuatu yang menarik di hari itu dan akhirnya dia memilih untuk santai dan mengistirahatkan diri beberapa saat dengan bebrapa cara yang dia sukai misalnya scrolling sosial media seperti facebook, instagram, wa, youtube, twitter, dan lainnya. Bagi yang suka nonton Youtube mungkin mereka menghabiskan hari-harinya dengan menonton channel yang mampu menghibur mereka, membuat mereka merasa lebih baik dengan situasi yang mungkin sedang tidak baik, dan membuat mereka happy. Namun siapa sangka dari kegabutan yang dilakukan manusia seperti ini justru memunculkan banyak ide lho !, Perhitungannya gini, ketika orang secara terus menerus menonton youtube yang mereka sukai, anggap saja youtube mengenai hiburan atau video lucu karena kebetulan yang nonton suka ngelawak atau memiliki jiwa humor yang tinggi, dari aktivitas yang menurut orang lain gabut itulah justru meningkatkan skill lawak dia loh, dia bisa saja menguasai trik humor baru, membuat jiwa humor dalam dirinya semakin elegant, dan bisa jadi juga dia akan membuat chanel youtube sendiri dengan konten yang sama namun siapa tau juga kan kontennya akan lebih baik dan lebih menarik dari pada konten yang bisanya dia tontonin. Nah jadi dari sini kita belajar bahwa gabut itu tidak selamanya merugikan dan jangan disamakan dengan menganggur ya gengs, ehhehehe.  

            Kali ini gua bakal ngasi tau nih apa saja sih yang bisa dilakukan agar kalian dengan segala kegabutan bisa tetap kreatif dan produkif dimasa pandemic covid’19 ini. Ada beberapa hal positif yang bisa kalian lakukan sekarang ini demi menunjang keberhasilan dalam mewujudkan jiwa produktif dan kreatif meski gabut, misalnya :

1.      Membuat Blog

Dengan kalian membuat blog disela-sela kegabutan yang kalian hadapi sekarang ini, kalian bisa membuat blog yang sesuai passion kalian guys, misalnya kalian suka konten atau issue mengenai perekonomian, maka tidak ada salahnya kalian membuat artikel-artikel yang berorientasi kepada  perekonomian di negara Indonesia, selain kalian mampu memahami lebih dalam mengenai berita tebaru tentang keadaan ekonomi negara ini kalian juga bisa menyisipkan kritik atau masukan bagi kebijakan pemerintah negara yang menurut kalian tidak sesuai dengan perundang-undangan yang ada, jadi enak nih dengan membuat 1 artikel di blog mengenai ekonomi kalian justru  malah mendapat banyak ilmu dan pelajaran yang kemudian bisa kalian gunakan sebagai wawasan tambahan di sekolah atau kampus. Adapun cara simple ala millenial jikalau ingin  membuat blog antara lain :

a.    Kalian siapin dulu nih maksud dan tujuan blog yang kalian buat apa, fokus pembahasannya kemana, dan hal apa yang ingin kalian perdalam dalam setiap kontennya supaya blog kalian tidak rancu atau tidak beraturan yang kemudian membuat readers atau pembaca bingung sehingga menyebabkan mereka left dari blog kalian.

b.     Pilih konten yang ala kalian, jangan terlalu memaksakan diri untuk terlihat sempurna di para readers. Buatlah konten ala kalian sendiri, mau konyol, humor, atau kalian suka konten yang santai maka buat konten yang santai dengan penulisan ala kalian juga agar kalian nyaman dan terus membuat blog karena dengan begitu blog akan menjadi salah satu hidup kalian.

c.  Mulai saja dan sesuaikan dengan hati dan pikiran. Setelah kalian membuat akunnya, menentukan kontennya, sudah mendapatkan pembahasan apa saja yang sekiranya akan kalian bahas disetiap konten blog kalian, langkah selanjutnya yang paling penting adalah mulai saja. Tulislah dengan gaya tulisan bagaimana biasanya kamu hidup dan bercengkarama dengan orang-orang disekitar kalian, karena jika kalian memaksakan diri untuk membuat susunan kata yang bukan diri kamu itu akan membuat kamu bosan dan kehabisan pembahasan.

2.      Membuat Podcas

Tahukah kalian dengan kalian membuat podcast baik yang menggunakan sistem video atau hanya auidonya saja itu mampu meningkatkan critical thinking dan meningkatkan public speaking kalian, karena dengan kalian membuat podcas kalian akan terbiasa memikirkan sesuatu dan mengucapkan dari apa yang menjadi pikiran kalian.

3.      Jualan Online

Nah, kalo bagian yang ini semua orang tahu bahwa tujuan dari jualan ya untuk mendapatkan money atau income apalagi dalam keadaan krisis seperti sekarang. Marketplace di Indonesia itu banyak sekali misalnya Shoope, Lazada, Tokopedia, dan masih banyak lagi yang menyediakan berbagai macam produk yang bisa kalian jual lagi ke konsumen atau disebut sebagai reseller dan dropshiper sebelum kalian mempunyai produk kalian sendiri. Atau kalian yang sudah memiliki produk bisa sekali memanfaatkan teknologi yang ada agar produk yang kalian jual bisa dipasarakan dengan mudah di pasar online. Keuntungan jualan online ini kalian tidak perlu mengeluarkan modal terlebih dulu tapi bisa memulai memasarkan dan beli ketika ada yang membeli dari iklanmu, kemudian kalian juga mulai melek finansial untuk mempersiapkan beberapa kebutuhan, kebanyakan orang ingin langsung mendapatkan income yang banyak padahal kita harus mengerti yang namanya proses dan strategi oleh karena itu jual aja dulu dan latih strategi bisnis kamu dimulai dari hal kecil.

4.      Home Gardening

Home gardening merupakan kegiatan bercocok tanam dirumah, maksudnya ga ditengah ruang tamu juga ya hehehe, maksud home gardening disini melakukan pertanian dalam skala kecil dipekarangan rumah seperti dihalaman rumah atau dipinggir rumah deket halaman tetangga. Home gardening ini lumayan bermanfaat loh guys, disisi lingkungan rumah akan nyaman, sejuk, dan srikulasi udara sehat ada manfaat yang paling penting dalam aktivitas tersebut yaitu menjaga ekosistem lingkunga agar tetap asri dan alami. Terus kalian juga bisa memetik hasil pertanian kalian sendiri dan menjualnya ke tetangga jadi enak kan udah dapat hasil panennya dapet duit pulak hmmm…

5.      Menjadi Content Creator

Ini kegiatan yang hampir seluruh generasi millenial sekarang ini lakukan. mulai jadi vloger, youtuber, tiktoker, dan banyak banget content creator lainnya. Disisi lain kita gabut kita bisa mengekspresikan diri kita dengan melakukan kegiatan tersebut karena kalian bisa mendapatkan penghasilan juga kan kalo banyak yang tertartik. Dan remaja generasi 4.0 ini pasti bisa menjadi content creator hanya saja terkadang rasa malas dan malu melakukan hal tersebut.

Kesimpulan :

Nah jadi itulah beberapa cara biar tetap kreatif dan produktif meski sedang gabut dimasa pandemic covid’19, segala sesuatu yang diawali dengan niat dan keinginan maka akan ada jalan berupa semangat melakukan hal tersebut. Gabut bisa membawamu kearah yang lebih baik dengan syarat kita sadar bahwa gabut sama dengan kesempatan untuk melakukan sesuatu yang baik. Semoga bermanfaat dan bisa membangkitkan rasa ingin berkegiatan selain tidur dan rebahan., Salam sehat dan maju generasi muda !.

“Jadilah anak muda yang berkarya, jangan mau mati sebelum waktunya, dan jangan tua sebelum masanya, jadilah manusia muda dengan jiwa yang terus bergerak maju dengan karya apapun yang kita bisa”